Rabu, 26 Agustus 2020

Inovasi Pembelajaran Di Masa Pandemi Covid-19

INOVASI PEMBELAJARAN DI MASA  PANDEMI COVID-19

Akhir 2019, tepatnya 29 Desember 2019, dokter-dokter di Wuhan tersadarkan oleh penyakit pneumonia yang tidak wajar. 31 Desember 2019, otoritas kedokteran di Wuhan lalu melaporkan temuan tersebut ke WHO. Baru empat minggu kemudian, tepatnya 26 Januari 2020, coronavirus jenis baru (novel coronavirus) diidentifikasi dan diumumkan ke publik (McCloskey dan Heymann, 2020). Dari Wuhan virus ini sekarang 

Akhir 2019, tepatnya 29 Desember 2019, dokter-dokter di Wuhan tersadarkan oleh penyakit pneumonia yang tidak wajar. 31 Desember 2019, otoritas kedokteran di Wuhan lalu melaporkan temuan tersebut ke WHO. Baru empat minggu kemudian, tepatnya 26 Januari 2020, coronavirus jenis baru (novel coronavirus) diidentifikasi dan diumumkan ke publik (McCloskey dan Heymann, 2020). Dari Wuhan virus ini sekarang menyebar hingga ke seluruh penjuru dunia. menyebar hingga ke seluruh penjuru dunia.

Indonesia juga terkena dampak dari penyebaran virus Covid-19, hanya dalam beberapa bulan kasus positif terinfeksi di indonesia meningkat dengan sangat pesat dan banyak memakan korban. Kasus positif di indonesia telah mencapai 108.376 orang dengan total sembuh mencapai 65.907 orang dan total yang meninggal dunia mencapai 5.131 ( covid19.go.id).

Pemerintah pusat melakukan upaya-upaya pencegahan untuk menagani penyebaran covid-19, dengan mengeluarkan kebijakan physical distancing. Pemerintah menggunakan 4 strategi yang dilakukan untuk menguatkan kebijakan physical distancing sebagai strategi dasar demi mengatasi pandemi Virus Corona COVID-19.  Mulai dari gerakan memakai, penelusuran kontak (tracing) dari kasus positif yang dirawat dengan menggunakan rapid test , isolasi mandiri, dan isolasi rumah sakit(covid19.go.id)

Krisis kesehatan yang diakibatkan oleh wabah COVID-19 telah mempelopori pembelajaran online secara serentak. Guru dan pendidik sebagai elemen penting dalam pengajaran diharuskan melakukan migrasi besar-besaran yang belum pernah terjadi sebelumya dari pendidikan tatap muka tradisional ke pendidikan online atau pendidikan jarak jauh (kemendikbu.go.id). Hal ini didukung dengan perkembangan teknologi yang tidak terbatas pada revolusi industry 4.0 saat ini. Pembelajaran online secara efektif untuk melaksanakan pembelajaran meskipun pendidik dan peserta didik berada di tempat yang berbeda. Inovasi pembelajaran online ini mampu menyelesaikan permasalahan keterlambatan peserta didik untuk memperoleh ilmu pengetahuan.

Pandemi Covid-19 secara tiba-tiba mengharuskan elemen pendidikan untuk mempertahankan pembelajaran secara online. Kondisi saat ini mendesak untuk melakukan inovasi dan adaptasi terkait pemanfaatan teknologi yang tersedia untuk mendukung proses pembelajaran. Praktiknya mengharuskan pendidik maupun peserta didik untuk berinteraksi dan melakukan transfer pengetahuan secara online. Pembelajaran online dapat memanfaatkan platform berupa aplikasi, website, jejaring sosial maupun learning management system. Berbagai platform tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung transfer pengetahuan yang didukung berbagai teknik diskusi dan lainnya,

Kebijakan social distancing maupun physical distancing guna meminimalisir penyebaran COVID-19 mendorong semua elemen pendidikan untuk mengaktifkan kelas meskipun sekolah tutup. Penutupan sekolah menjadi langkah paling efektif untuk meminimalisir penyebaran wabah pada anak-anak. Solusi yang diberikan yakni dengan memberlakukan pembelajaran dirumah dengan memanfaatkan berbagai fasilitas penunjang yang mendukung. Selama masa pandemi Covid-19 pembelajaran dirumah atau online menjadi solusi melanjutkan sisa semester (kemendikbu.go.id). Pembelajaran online didefinisikan sebagai pengalaman transfer pengetahuan menggunakan video, audio, gambar, komunikasi teks, perangkat lunak dan dengan dukungan jaringan internet. Ini merupakan modifikasi transfer pengetahuan melalui forum website dan tren teknologi digital sebagai ciri khas dari revolusi industry 4.0 untuk menunjang pembelajaran selama masa pandemic COVID-19. Integrasi teknologi dan ragam inovasi ciri dari pembelajaran online. Selain itu, yang terpenting adalah kesiapan pendidik dan peserta didik untuk berintereaksi secara online.

Infrastruktur yang mendukung pembelajaran online secara gratis melalui berbagai ruang diskusi seperti Google Classroom, Whatsapp, Kelas Cerdas, Zenius, Quipper dan Microsoft. Fitur Whatsapp mencakup Whatsapp Group yang dapat digunakan untuk mengirim pesan teks, gambar, video dan file dalam berbagai format kepada semua anggota. Google Clasroom juga memungkinkan pendidik dan guru mengembangkan pembelajaran kreatif.

Diskusi dan transfer pengetahuan secara face-to-face layaknya bertemu melalui beragam platform video teleconference yang banyak tersedia gratis seperti Zoom dan Google Meet. Platform tersebut menjadikan pendidik dan peserta didik untuk bertemu dan berinteraksi secara virtual dengan fasilitas pesan instan dan kegiatan presentasi. Berbagai layanan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai penunjang transfer pengetahuan hingga diskusi terkait konten pembelajaran. Ini juga dilakukan dengan memanfaatkan segala sumber daya local secara nasional seperti saluran televisi untuk edukasi.

Variasi platform dan seumber daya yang tersedia membantu menunjang proses pembelajaran selama pandemic COVID-19. Aktifitas pembelajaran yang dapat dilakukan mulai dari diskusi, presentasi hingga pemberian tugas.

Aplikasi gratis yang bisa dipakai oleh siswa dan guru dalam proses pembelajaran, yaitu:

1. Ruang Guru
Ruang guru merupakan perusahaan teknologi terbesar di Indonesia yang berfokus pada layanan berbasis pendidikan.

2. Zenius.net
Zenius.net merupakan aplikasi yang menyediakan produk dan jasa untuk kegiatan belajar secara online.

3. Google Classroom
Google Classroom adalah aplikasi daring untuk menunjang kegiatan belajar dengan memanfaatkan akun Gmail sebagai layanan lingkup pendidikan online.

4. Edmodo
Edmodo adalah platform microblogging pribadi yang dikembangkan untuk guru dan siswa sebagai aplikasi penunjang kegiatan belajar mengajar secara online.

5. WhatsApp
Aplikasi WhatsApp adalah aplikasi daring untuk menunjang kegiatan belajar dengan membuat grup untuk proses pembelajaran.

Daftar Pustaka

McCloskey, B. dan Heymann, D. L. 2020. SARS to novel coronavirus – old lessons and new  lessons. Epidemiology and Infection 148, e22, 1–4.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Pusat, https://www.covid19.go.id/situasi-virus-corona/ di akses Pada 29 Juli 2020 pukul 21.20 WIB.

Langkah strategis menagani penyebaran covid-19, https://covid19.go.id/p/berita/empat-strategi-pemerintah-atasi-covid-19/  di akses pada 29juli 2020 pukul 21.25 WIB.

kemendikbud, Pendidikan Era New Normal: Belajar Dari Study From Home, https://gtk.kemdikbud.go.id/read-news/pendidikan-era-new-normal-belajar-dari-study-from-home/ di akses pada 29 Juli 2020 pukul 21.40 WIB.